Theme Song Hari Ini
16 December, 2008 by dodi
Suatu hari saya pernah berniat seru juga kali ya kalau saya buat theme song untuk menggambarkan sebuah lagu yang dapat mewakilkan perasaan saya saat itu juga (whatever the condition is) untuk kemudian dituangkan ke status YM saya, sehingga teman-teman di YM pun bisa menebak mood saya saat itu.
Alhasil setelah up and down menjabarkan niatan semula, saya berhasil merampungkan lima buah lagu yang berturut-turut saya pilih di pekan terakhir November kemarin.
![]()
As many people out there, I never like Monday. Kondisi pasca liburan pasti penuh dengan kelelahan, tidur kurang, dan jetlag antara kondisi di mana kita bebas melakukan sesuatu dengan kondisi kita dipaksa untuk melakukan sesuatu. Pilihan saya tentu adalah sebuah lagu yang bener-bener nge-beat. Dan terpilihlah lagu The Bitter End, yang menurut saya pribadi master piece-nya Placebo. Masih ingat dengan video klip yang mengambil tempat di Lovel Tellescope, salah satu teleskop radio terbesar di dunia di mana setengah waktu klip ditampilkan dalam tampilan infra-merah. Ciamik!
Hal yang membuat saya paling suka dengan The Bitter End tentu betotan gitar dan dentuman drum yang sangat dinamis. Hampir di sepanjang lagu saya nggak pernah bisa menggoyangkan kaki mengikuti beatnya. Buat temen yang nggak suka suasana Senin di kantor, bisa coba dengerin lagunya. Well recommended
![]()
Selasa biasanya saya mulai disibukkan dengan beberapa file excel di laptop dan telepon lintas departemen di perusahaan saya. Di hari ini biasanya saya sudah tune untuk full concentrate (membuat draft target, meng-arrange plan, dan meng-eksekusi keputusan manager). So, lagu beat tapi minimalisnya Third Eye Blind lah yang saya pilih. Bukan karna lirik lagunya sebenernya, tapi lagu inilah yang pertama kalinya saya dengar sampai saya bisa mencintai aliran brit pop. How It’s Gonna Be!
Lagu ini pernah jadi temen perjalanan waktu saya sama sohib saya jalan-jalan ke Puncak Pass (yeap, biasa ngomongin patah hati enaknya di tempat itu hiks hiks…). Kalo denger lagu ini perasaan saya pasti tenaaang banget. Entah karna lirik lagunya yang dalam, aliran musiknya yang pelan, atau sebenernya karna saya penggemar film Jerry McGuire? Mungkin ketiga-tiganya. Kutipan sedikit liriknya jelas menggambarkan betapa bisa indahnya sebentuk cinta.
She’ll let you in her house
If you come knockin’ late at night
She’ll let you in her mouth
If the words you say are right
O iya di lagu ini kita seperti disuguhkan sebuah cerita bagaimana untuk membuat keputusan mencinta, dan bagaimana menjabarkannya dengan kata-kata kepada orang yang dicinta hiks…
![]()
Jaman-jamannya saya kuliah di Jurangmangu, teman saya menyodorkan album Pablo Honey kepada saya yang ditanggapi dengan tarikan alis ke atas saya. Well, saya nggak tau lagu-lagu barat saat itu, apalagi artis di kaset itu! Radiohead. “Coba dengerin deh” yakinnya. Alhasil saya pun dengerin album itu dan mulai tersedot mengikuti gumaman Thom Yorke di Fake Plastic Trees sampai lagu master piecenya band ini, Creep. Hmm yummy!
Kenapa milih lagu ini, jelas karna liriknya. Gak perlu ragu lah untuk jadi beda kalau memang itu diri kita sendiri, terlepas dari baik atau buruk (ingat saja bahwa dasar manusia itu baik). Dan menyanyikan lagu ini pas karaokean dari suara yang tertahan-tahan di intro sampai akhirnya meledak total di refrain pasti rasanya tuh plong banget!
![]()
Saya termasuk fans beratnya Robbie Williams. Suara yang berkarakter, gaya yang kontroversial, dan arogansi yang tetap terkontrol (entah yang terakhir ini benar atau tidak hiks…) menjadikan sosok artis satu ini diterima di hampir seluruh bagian dunia—tapi sukar baginya menaklukkan Amerika yang notabene dikuasai black music.
Kalau disuruh memilih lagu-lagunya yang bisa membawakan suasana hati saya pun gampang-gampang saja: Supreme buat membangun kepercayaan diri, Let Love Be Your Energy buat semangat kalau cinta bisa bikin energi tambahan hidup, Eternity buat yang lagi lonely, Betterman buat lelaki yang desperado pengen ditemukan pujaan hatinya. Tapi yang paling spesial buat saya: Angels. Benar bagi kebanyakan orang bahwa lagu ini master piece-nya Kang Robbie, karna dari sisi lirik (paling dahsyat!), video klip (keren!), kualitas suara (mantab!), dan komposisi lagu yang OK membuat saya selalu memasukkan lagu ini ke dalam list lagu pas karaokean
Yang pasti sih, kegiatan memilih theme song ini cukup menggelitik kreativitas dan kejujuran kita to show others what our feelin right here, right now.